Konfigurasi Server Samba pada Debian 9.7 (AMD64) i686 EPS.2 ( Mengkonfigurasi file server )

Hello everyone !! Welcome back to Journey Of Debian AMD64 i686 Configuration Series 2. And So, Now, We disscuss about Samba Server. kita akan membahas tentang MailServer Samba. apa sih Samba Server? dan fungsinya itu apa? Nah, Samba Server itu adalah program dengan protokol client server yang menjembatani proses penyediaan layanan untuk berbagi data antara OS UNIX dengan Microsoft Windows, dan fungsinya itu ya sesuai dengan pengertiannya, Samba Server berfungsi sebagai jembatan dalam proses berbagi data/resource dengan host lain yang berada dalam suatu jaringan. Lalu, bagaimana sih cara konfigurasi Samba Server pada Debian? nah daripada berlama-lama, kita langsung saja.
Alat dan bahan yang harus dipersiapkan :

  • 1.  Debian 9.5 yang sudah di install
  • 2.  Putty
  • 3. Jaringan Internet
  • 4. Windows Client (Virtual Machine)
TEKNIK INFORMATIKA: File Sharing Samba

Langkah-langkah :


1. Langkah pertama, kita nyalakan Debian yang sudah di install, lalu remote ke Putty, dan login seperti biasa. Lalu kita masukkan IP Address secara manual dengan memberikan perintah nano /etc/network/interface

2. Selanjutnya, kita install paket aplikasi Samba, dengan memasukkan perintah apt install samba, dan ketikkan “y” dan tunggu sampai proses instalasinya selesai, dan jika terdapat perintah untuk memasukkan DVD1 Debian, kita masukkan saja dari virtual machinenya, jika sudah, kita kembali ke putty.

3. Lalu, kita masuk kedalam Direktori samba dengan  mengetikkan perintah cd /etc/samba,dan kita copy file “smb.conf” dan berikan nama  “smb.conf.backup

4. Jika sudah, kita edit file “smb.conf”  untuk menambahkan authentication user, tambahkan, dengan mengetikkan perintah nano smb.conf, dan ketikkan 

[andrysamba]path = /home/samba/

valid user = tkj

writeable= yes

browseable = yes

guest ok = no


Penjelasan :

– [andrysamba] : Tampilan file sharing direktori ketika diakses bernama andrysamba.

– Path /home/samba/ : merupakan default direktori samba.

– Valid users : andry :adalah daftar nama user yang diperbolehkan mengakses samba.

– Writeable = yes : artinya user memiliki hak akses mengedit data pada samba.

– Browseable = yes : Sistem mengijinkan user melihat dan melakukan browsing data samba.

– Guest ok = no : artinya user anonymous atau user tamu tidak diperbolehkan melihat atau melakukan browsing data.

5. Lalu kita buat user samba dengan nama tkj dengan memasukkan perintah useradd -m -d /home/samba tkj

6. Setelah menambahkan user, maka kita tambahkan password dengan memberikan perintah smbpasswd -a tkj

7. Kemudian kita cek file konfigurasi samba yang eror dengan memasukkan perintah testparm

Note : apabila di testparm tidak muncul apa-apa atau tidak sama seperti gambar yang ada pada langkah no 7. Silahkan periksa nano /etc/resolv.conf ( periksa domain,dan namesearch) dan pastikan sudah mengikuti Konfigurasi DNS-Server EPS1. Bila sudah, Lakukan perintah testsparm lagi apakah berhasil.

8. Dan kita lihat status samba, apakah layanannya telah active. dengan perintah /etc/init.d/samba status

9. Dan kita lakukan pengujian user, tetapi sebelum melakukan pengujian, kita install dahulu samba client dengan perintah apt-get install smbclient -y dan tunggu saja sampai proses instalasi selesai

10. dan kita lakukan pengujian pada server dengan perintah smbclient -U tkj //192.168.43.201/andrysamba dan kita masukkan passwordnya. Dan juga, jika kita mengetikkan “ls“, . 

  • Setelah itu kita lakkan Pengetesan di Client Windows. kita klik ikon Windows+R, dan ketikkan \\192.168.43.201\andrysamba
  • Jangan Lupa setting network adapter pada client windows 7 dengan mode bridge dan adapter 2 yaitu host only. Setting Properties > Change Adapter >Properties>Klik 2x pada TCP IPv4 . di adapter host kemudian atur menjadi seperti ini. Dan bila sudah klik OK
  • Dan kita masukkan username “tkj” dan passwordnya juga, dan klik “OK”
  • Jika berhasil, maka tampilannya akan seperti ini, dan kita bisa melihat bahwa terdapat file explorer.
  • Buatlah Folder baru, klik New Folder, Kemudian namanya terserah. Lalu Enter.
  • Cek Pada Putty, perintah ls. apabila tidak ada ulangi perintah ls hingga muncul.

OK, That’s Enough for our Meeting today, Now, why don’t you give it a try ?

Thank you For Attention ! Stay Tuned of EPS.3

Tinggalkan komentar