Hello everyone, thank you so much for your attention and arrival to this blog.
Today, we discuss about First Gen LAB Of Mikrotik. C’mon up !!
Mikrotik merupakan sistem operasi Linux base yang digunakan untuk network router. Mikrotik didesain untuk memberi kemudahan bagi para penggunanya. Sistem administrasinya bisa diterapkan dengan menggunakan Windows Application (Winbox). Selain itu, proses instalasi juga bisa dilakukan dengan mengunakan Standard Computer.
PC yang digunakan untuk router mikrotik juga tidak membutuhkan resource yang besar untuk penggunaannya. Karena digunakan untuk satu fungsi saja, misalnya gateway dan sebagainya. Tentu untuk router mikrotiknya juga harus dipilih yang paling memadai agar kinerja tidak terganggu. Anda yang ingin belajar mikrotik lebih jauh, simak saja ulasan berikut.
Pengertian Mikrotik
Secara umum, mikrotik merupakan sistem operasi dan perangkat lunak yang bisa digunakan untuk menjadikan sebuah PC atau komputer untuk router network yang handal. Didalam routernya tadi, PC juga bisa mencangkup banyak fitur unggulan seperti IP Network jaringan wireless, provider warnet dan hotspot. Jadi, mikrotik benar-benar membantu para penggunanya.
Mikrotik memang didesaik khusus untuk memudahkan berbagai keperluan jaringan komputer. Sebut saja seperti merancang dan juga membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga kompleks. Dewasa ini, usaha warnet kebanyakan menggunakan mikrotik untuk routernya. Hasilnya, tidak sedikit dari pengusaha tersebut merasa puas dengan kinerja mikrotik tersebut.
Terlebih dengan kemajuan dunia teknologi yang didalam mikrotiknya sendiri ada banyak fitur tambahan yang disediakan. Fitur tersebut yang membuat mikrotik semakin diminati penggunanya. Contoh fitur tambahannya adalah:
- Ipsec
- Caching DNS Client
- Routing Static Routing
- Firewall dan NAT
- Web Proxy
- UpnP
- SNMP
- MNDP
- Monitoring atau accounting
- Tools dan masih banyak fitur lainnya
Perbedaan mikrotik dengan sistem operasi yang lawas adalah kelebihan fitur yang telah disebutkan tadi. Tidak heran mikrotik menjadi sistem operasi paling ringan dan juga sederhana. Jadi wajar jika banyak usaha warnet menggunakan mikrotik. Tidak sedikit orang yang bingung perbedaan mikrotik dan router. Perlu Anda tahu bahwa router merupakan perngkat yang menjembatani ua jaringan.
Sedangkan mikrotik adalah sistem operasi yang masuk kedalam bagian open source system namun tidak termasuk software gratisan. Mikrotik biasanya banyak dipakai untuk ISP, warnet, toko game online hingga provider hotspot. Mikrotik mempunyai banyak fasilitas menarik, contohnya hotspot for plug and play access, statefull firewall dan masih banyak lainnya.
Mikrotik yang tersedia di pasaran tidak hanya satu jenis saja. Perusahaan mikrotik mengembangkan dua produk mikrotik yang bernama Mikrotik RouterOS dan RouterBoard. Cara setting mikrotik tersebut berbeda sesuai kebutuhannya. Berikut penjelasan dua jenis mikrotik tersebut:
1. Mikrotik RouterOS
Jenis mikrotik ini adalah sistem operasi basis UNIX yang menjadikan komputer biasa untuk menyediakan fitur seperti hotspot, brigde, proxy server, router, firewall dan masih banyak lainnya. Settingnya sangat mudah sehingga tidak heran banyak orang yang menggunakannya untuk router.
2. Routerboard
Jika yang sebelumnya adalah sistem operasi perangkat lunak, berbeda dengan Routerboard. Mikrotik ini merupakan perangkat keras jaringan yang dikembangkan perusahaan mikrotik. Routerboard diinstal sistem operasi RouterOS. Meskipun bentuknya adalah perangkat keras, tetap saja bentuknya cukup praktis dan juga sangat kecil ukurannya.
Routerboard ini terdiri dari berbagai komponen. Sebut saja seperti RAM, ROM, memory flash dan juga prosessor. Harga mikrotik jenis ini dipasaran juga cukup terjangkau. Dimana Anda harus merogeh kocek sebesar 700 ribu hingga 800 ribu untuk mendapatkannya. Untuk cara settingnya juga cukup mudah namun tidak semudah jenis mikrotik yang sebelumnya.
Fungsi Mikrotik
Setelah paham apa itu mikrotik, Anda pasti penasaran apa fungsi mikrotik sehingga sangat banyak dipakai dewasa ini. Fungsi perangkat ini di jaringan sangatlah penting. Berikut 6 fungsi utama mikrotik yang harus Anda ketahui:
1. Fungsi utama mikrotik adalah untuk memblokir situs yang mengandung konten yang dilarang menurut undang-undang. Dengan adanya mikrotik, tentu ikut mendukung program penggunaan internet positif untuk konten yang tidak sesuai.
2. Mikrotik berfungsi untuk mengatur serta mengkonfigurasikan LAN menggunakan PC Mikrotik Router OS dan perangkat keras yang rendah
3. Fungsi adanya mikrotik adalah untuk mengatur jaringan internet yang bisa dilakukan secara terpusat sehingga admin mudah untuk melakukan pengelolaan data
4. Mikrotik bisa digunakan untuk billing hotspot yang mudah melakukan konfigurasi dan pembagian bandwith untuk setiap jaringan
5. Mikrotik bisa difungsikan untuk perangkat pembuatan PPPoE Servers
6. Mikrotik bisa digunakan untuk memisahkan bandwith traffic internasional dan juga lokal
Consclusion / Kesimpulan
Itulah informasi mengenai mikrotik yang harus Anda ketahui. Jadi sekarang sudah pahamkan apa itu mikrotik, fungsi dan jenis didalamnya? Perangkat ini memang sangat penting, khususnya untuk Anda yang ingin membangun sebuah jaringan, baik warnet ataupun sebagainya. banyak panduan untuk belajar perangkat mikrotik yang bisa dipakai sehingga menambah kefasihan Anda untuk perangkat ini.
Source : qwords.com
Kita Bisa meremote Mikrotik Dengan Berbagai cara diantaranya :
- Aplikasi WinBox
- Telnet CMD
- SSH Putty
- FTP
Informasi Tambahan : Mikrotik Router Memiliki IP Default Yaitu ( 192.168.88.1 ), tetapi disini saya menggunakan mikrotik
- Pertama-tama, buka aplikasi VirtualBox

2. Buatlah Mesin baru dengan mengeklik NEW

3. buat nama mesin dan tentukan letak lokasi yang ingin disimpan

4. ram 64 mb saja karena tidak terlalu membutuhkan banyak ram.

5. Create a virtual disk now dan biarkan default 2 gb saja.




6. Sebelum memulai mesinnya, buka settings terlebih dahulu !

7. masukkan iso mikrotik. jika belum memiliki iso mikrotik, anda dapat mengunduhnya pada tombol/button UNDUH dibawah

8. Atur pada bagian Network pada adapter 1 arahkan ke bridge dan adapter 2 arahkan ke host only.


9. kita mulai mesinnya. Let’s GOO !

10. Jika muncul dialog pesan seperti ini, kita cukup klik start pada iso mikrotik kita !

11. Install semua layanan yang terdapat di mikrotik, cara cepatnya adalah pertama,klik huruf A, kemudian I


12. kemudian muncul pertanyaan, do want to keep old conf… kita tekan N kemudian Y untuk Continue.

13. Setelah berhasail melakukan instalasi OS Mikrotik pada VM. Langkah Seterusnya adalah mencopot Disk pada VM. Jika Mucul pesan klik saja Force Unmount.


14. mikrotik username selalu admin dengan password kosong. Tekan ENTER bila sudah.


15. Muncullah pada CLI Mikrotik.

16. Gantilah identity atau nama pada RouterOS

17. Lihat IP Addresss dengan cara ( ip address print ) kemudian tambahkan ip address,route,dan Dns pada kedua interface adapter
Note :
– Penggunaan IP dibebaskan pada interface ether2. ether1 menggunakan ip yang rentangnya sama dengan komputer asli kita. Misalkan, komputer kita cek dahulu di adapter Open Network Settings > wifi > details contohnya 192.168.43.119 maka kita gunakan ip address 192.168.43.120. rentang ip address biasanya dari oktet ke-4 contoh lain = ( 192.168.1.2 – 192.168.1.254
- Penggunaan ip 8.8.8.8 adalah dns milik google yang bersifat open source.
- Bila perintah yang diketikkan lupa, anda bisa menekan TAB. Misal, ip add kemudian lupa tekan saja TAB maka otomatis akan memperbaiki perintah tersebut menjadi ip address, yang tadinya command/ perintah yang kurang lengkap.

18. Tes Koneksi domain google.com

19. Mesin kita telah siap digunakan.

20. Pengujian Remote akses pada Winbox





21. Pengujian remote akses melalui Telnet CMD windows 10





22. pengujian remote akses melalui SSH Putty




23. Pengujian Remote Access melalui FTP di File Manager.





Sekian terimakasih, Kurang lebihnya mohon dimaafkan. And, Now instresting to try ?
Keep Going and Stay TUNED and Curious. Thank You for all join this meet today in the First Gen of LAB 1 Mikrotik
