LAB 2.2 DHCP Add Make Static Configuration On Mikrotik

Pengertian

Secara default, ketika ada user yang merequest peminjaman IP Address, maka IP address yang diberikan kepada user tersebut akan diurutkan dari belakang. Namun kita juga bisa menentukan agar user tertentu ketika terhubung hanya akan mendapatkan IP Address tertentu saja dengan fitur Make Static. Sebagai contoh, ketika user A dengan MAC Address  C4:AD:34:24:72:B2 melakukan request IP DHCP ke router maka router otomatis akan memberikan IP Address 192.168.20.10 secara terus menerus walaupun client tersebut melakukan restart device.

Manfaat Static Lease

Dengan memanfaatkan fitur ini pada DHCP Server router mikrotik, tentu saja kita akan terbantu apabila akan melakukan pembatasan akses internet maupun management bandwith.

Misalnya, kamu menginginkan agar setiap user selalu mendapatkan IP Address tertentu (tidak berubah-ubah) setiap kali terkoneksi ke jaringan agar kamu bisa me-limit bandwith untuk user tertentu, tapi kamu tidak mau repot-repot setting IP statik di masing-masing device user, maka dengan static lease bisa menjawab permasalahan tersebut.

Topologi

Contoh case kali ini, sebuah router sudah terbangun dhcp server di interface ether2, dan ingin membagikan ip 192.168.20.10/24 untuk client khusus

Source : yan-77.blogspot.com

  1. Buka aplikasi Winbox

2. klik yes.

3. login default menggunakan mac address.

4. cek interface print

5. buat ip address untuk interface ether yang sedang running, tapi disini saya coba semua ether

6. kemudian buat dhcp-setup untuk semua interface ether.

DHCP SERVER ETHER1
DHCP SERVER ETHER2
DHCP SERVER ETEHR3

7. cek ip dhcp server print

8. kemudian klik kanan pada data celuler / logo wifi di pojok kiri laptop, kemudian local area connection, dan properties juga TCP/IPv4, serta atur ke OBTAIN AN IP ADDRESS AUTOMATICALLY.

9. status sebelumnya adalah unidentified network telah berubah menjadi network 4 artinya berhasil.

Sebelum
Sesudah

10. kemudian cek ip komputer/lokal pada menu DETAILS.

Ip address yang didapat adalah ip address yang dibagikan untuk client ddari yang paling belakang/ terakhir

11 cek pada terminal, siapa saja yang terkoneksi layanan dhcp setup kita dengan perintah lease

  • kita ubah ke make static pada ip address yang berstatus Dynamic = D ke static. Nantinya, user yang merestart perangkatnya kemudian mengenable Local area Connections akan tetap menggunakan ip yang telah kita ubah. Ini digunakan ketika ada user spesial yang menginginkan suatu ip tetap tanpa berubah-ubah.
  • Kondisi IP setelah berubah.

12. kemudian, kita coba edit ip addressnya yang .254 menjadi ip khusus, misal .10

13. kemudian disable-enable LAN nya

14. Cek pada client, apakah sudah mendapat ip address yang telah kita ubah.

Ternyata berhasil, Oke sekian pertemuan kali ini semoga bermanfaat wabiltaufikwalhidayah wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh !. Keep stay tuned and curious bye-bye !!.

Note : Bila routerboard sering kali disconnect pada saat konfigurasi, klik cancel kemudian connect lagi !


Tinggalkan komentar