Konfigurasi Control Panel Offline by Ajenti Part #1

Hello everyone ! thank you for join us today !! Now, i will show you abou server chapter, we i’ll try make DYOS ( do you own server ) with Debian OS. Keep reading !!

Control Panel Hosting atau biasa disebut Cpanel adalah interface berbentuk web yang mengelola server dan memiliki service yang siap diinstal yang nantinya pengguna dapat cepat menggunakan layanan yang telah disediakan tanpa perlu repot-repot menginstal secara manual.

  • Laptop dengan prosessor yang memiliki kemampuan Virtualisasi (*untuk menjalankan virtualbox)
  • Internet
  • Oracle VM Virtualbox ( sesuaikan ark kalian )
  • File ISO debian ( disini )
  • Putty ( disini )
  • Mengetahui instalasi debian melalui virtualbox ( pelajari )
  • Mengetahui perintah dasar debian ( pelajari )

1. Yang kita gunakan pada setingan network debian yaitu untuk adapter 1 menggunakan Bridge Adapter 

2. Kemudian untuk adapter 2 menggunakan Host-only adapter

3. Setting IP Address dimana internet enp0s3 menggunakan IP static yang satu network dengan IP internet. dengan masukan perintah cat /etc/network/interfaces

4. Selanjutnya, menambahkan repository lokal dengan mengedit file sources.list. nah disini saya menggunakan repository data utama, kemudian kita lakukan pengecekan untuk memastikan repository sudah berhasil ditambahkan dengan masukan perintah cat/etc/apt/sources.list

5. Selanjutnya, tambahkan repo ajenti terlebih dahulu, dengan menggunakan perintah wget http://repo.ajenti.org/debian/key -O- | apt-key add –

6. Kemudian tambahkan repository ajenti dengan masukan perintah echo “deb http://repo.ajenti.org/debian main main debian” | tee -a /etc/apt/sources.list

7. Install https dengan menggunakan perintah apt install -y apt-transport-https

8. Update repository lokal yang sebelumnya sudah ditambahkan, dengan masukan perintah apt update. dan dapat dilihat dua repository nya yaitu kartolo dan ajenti

9. Install paket ajenti, dengan masukan perintah apt install ajenti

10. Pada tampilan ini pilih y

11. Jika semua paket sudah terinstall maka akan muncul sertificat dengan default port 8000, username : root dan password : admin

12. Rubah access control pada transport.py dengan menggunakan perintah nano usr/share/pyshared/socketio/tranports.py

13. Tambahkan tanda  diangka 3600. cara singkat nya yaitu dengan cara tekan ctrl + W lalu cari 3600

14. Lakukan perubahan access control pada handler.py dengan menggunakan perintah nano /usr/share/pyshared/socketio/handler.py

15. Setelah itu tambahkan tanda  ” diangka 3600 

16. Melakukan pengecekan apakah ajenti sudah running, dengan menggunakan perintah service ajenti status 

17. Selanjunya, restart ajenti dengan menggunakan perintah service ajenti restart

Pengujian Pada Client :

1. Pertama-tama buka Windows client, kemudian masuk ke web browser dan masukan alamat https://192.168.43.100:8000. pada tampilan dibawah ini klik Advanced

2. Selanjutnya, klik proceed to 192.168.43.100 (unsafe) untuk melanjutkan mengakses ajenti

3. Selanjutnya, akan muncul tampilan login ajenti. lalu isikan username dan password, dimana user dan password menggunakan default yaitu username : root dan password : admin 

4. Gambar dibawah ini merupakan tampilan awal dari halaman page

5. Pada tampilan dasboard kita klik ac power yang berfungsi sebagai susped, hibernate, restart, dan  power off server kita dengan berbasis GUI

6. Kemudian pada sebelah kanan kita bisa menambahkan widget sesuai dengan yang digunakan 

7. Disini kita akan menambakan Immeditae Traffic 

8. Kemudian tambahkan device yang terhubung ke internet yaitu enp0s3

9. Selanjutnya, dapat melihat traffic berdasarkan interfaces yang kita daftarkan dalam hal ini interface enp0s3 

10. Pada tab configure kita dapat merubah bahasa, kemudian ip host dan merubah port default serta nama user default

Tugas :

1. Buatlah tutorial tentangcontrol panel ajenti dimana ip address yang digunakan sesuai dengan nama anda dan kemudian rubah default username dan password ajenti2. Rubah port default menjadi no absensi anda. Tambahkan plugin nginx dan samba dan tampilan bentuk output nya sesuai dengan halaman web anda


Tugas 1 

Menambahkan username dan password


1. Langkah pertama yaitu kita klik tab configure kemudian tambahkan user dan password, jangan lupa untuk disave terlebih dahulu. disini saya menambahkan user : kelompok2 dan password : ajenti

2. kemudian logout terlebih dahulu user defaultnya3. Login kembali dengan user yang sudah dibuat tadi dengan username : kelompok2 dan password : ajenti

4. Akan muncul tampilan bahwa user tersebut belum bisa untuk mengakses plugin

5. Kemudian login kembali dengan menggunakan default, tambahkan access dari user tersebut 

6. Lakukan uji coba kembali dengan user yang sudah dibuat sebelumnya

7. Kemudian login kembali, dan dapat dilihat bahwa sudah bisa mengakses plugin tersebut

Tugas 2 Mengubah Port Default

1. Pertama-tama klik pada Configure > general. setelah itu ganti port default, disini saya menganti menjadi 1700. jangan lupa untuk di save

2. Isikan ulang halaman menjadi https://192.168.43.100:1700. dan login kembali 

3. Maka tampilannnya akan muncul seperti biasa

Tugas 3 Menambahkan plugin nginx

1. Langkah pertama klik pada Plugin > NGINX. Kemudian install nginx nya

2. Lakukan restart pada PuTTY dengan menggunkan perintah service ajenti restart

3. Login kembali dengan username dan password default

4. Dan dapat dilihat pada bagian software sudah ada folder nginx

5. Langkah selanjutnya, coba akses nginx dengan cara buka browser, kemudian search ip nya yaitu 192.168.43.100

6. Selanjutnya, masuk kedalam directori /var/www/html. kemudian edit pada bagian nano index.nginx-debian.html

7. Pada bagian ini saya mengganti pada bagian tittle dan body nya, edit sesuai dengan ke inginan 

8. Setelah itu, lakukan restart pada paket nginx dan ajenti agar konfigurasi sebelumnya dapat disimpan. dengan menggunakan perintah /etc/init.d/nginx restart kemudian service ajenti restart

9. Lakukan akses kembali dengan cara yang sama yaitu search ip 192.168.43.100. Dapat dilihat bahwa tampilannya sudah berubah dengan konfigurasi yang telah dilakukan

Menambah plugin samba 

1. Klik pada tab Plugins > Samba. Kemudian install sambanya

2. Login kembali dengan menggunakan username dan password default

3. Dapat dilihat pada bagian software sudah ada samba

4. Buat folder pada samba dengan klik Samba > Shared > ADD

5. Isikan nama dan path yang diinginkan. disini saya buat dengan name userkelompok2 dan path home/Kelompok2. Jika sudah jangan lupa Save

6. Kemudian klik Start

7. Coba akses samba dengan tekan kombinasi tombol Windows + R. kemudian ketik alamat samba nya yaitu \\192.168.43.100

8. Kemudian jika sudah berhasil maka akan ada tampilan windows explorer yang menampilkan sharing data dalam samba server yang telah dibuat tadi yaitu userkelompok2.

Sekian Terimakasih !!


Tinggalkan komentar